Tuesday, November 1, 2016
Restoran Ini Jadi Viral Karena Sediakan Menu Khusus Untuk Pembantu
wartaberitatki.com - Beredar sebuah foto buku menu di sebuah restauran tertulis “MAID MENU (ONLY FOR BABYSITTER)” dengan harga hanya Rp. 49 ribu. Terdiri dari nasi putih dengan lauk daging ayam atau daging sapi bumbu teriyaki ditambah minum. Sementara rata-rata hidangan lainnya (mungkin untuk majikan) berkisar antara 120 ribu rupiah sampai 278 ribu rupiah per porsi.
Foto yang jadi viral di dunia maya dan menimbulkan kontroversi ini diunggah Joko Anwar, seorang director kenamaan tanah air pada Minggu sore (30/10) melalui akun Twitternya. Joko mentwitkan kicauannya dengan caption:
“Kebayang nggak perasaan pembantu atau babysitter menunya dibedain gini? Jangan jadi nggak berhati gini lah. (Allegedly menu di Shabu Hachi)” Kicauan itu pun direspon netizen hingga diritwit oleh hampir seribu lima ratus orang.
Joko menjelaskan jika menu khusus baby sitter itu didapatnya di buku menu sebuah restauran Jepang “all you can eat” bernama Shabu Hachi yang berlokasi di Jakarta.
Pemilik restauran Githa Nafeeza, kemudian membalas kicauan Joko di akun Twitternya.
“Saya merasa kasihan kepada baby sitter. Majikan dan anak makan sementara dia lapar dan hanya menonton,” kata Githa dalam kicauan balasannya.
“Ketika saya bicara kepada majikan, mereka biasanya jawab tidak ingin membayar Rp. 150 ribu untuk sekali makan baby sitternya. Katanya kemahalan. Karena itu dibuat menu khusus dengan harga murah,” lanjut Githa.
Namun penjelasan dari pihak restauran itu justru malah menimbulkan berbagai respon. Ada yang simpati, ada yang mengecam dan ada pula yang menyudutkan.
Seorang netizen @hayhayhaya mengatakan dalam serangkaian tweetnya bahwa
“Menu yang dibuat khusus itu tidak membuat nyaman, tapi membuat mudah orang yang tidak berperasaan untuk memisahkan antara level majikan dan level baby sitter. Jika mempekerjakan orang karena butuh tenaganya, kenapa harus dibedakan makanannya? Kalau baby sitter bingung mau makan apa, kan bisa dikasih pilihan secara baik-baik.”
Menerima berbagai kecaman akhirnya Senin siang pihak restauran yang diwakili Githa mengucapkan terimakasih kepada semua netizen atas masukan serta kritikannya. Pihak management restauran mengatakan akan menghapus “MAID MENU” dari buku daftar menunya.
Menindaklanjuti ststement pihak restauran, Joko mengucap syukur. Menurut Joko permasalahana ini bukan hanya sekedar nama menu, melainkan tentang konsep perbedaan antara baby sitter dan majikan. Itu yang salah.
“Banyak dari kita yang memperlakukan pekerja asisten rumah tangga kurang baik. Karena itu kasus ini makin terang. Banyak yang tidak mempermasalahkan, mungkin itu mekanismenya. Tapi jika berperilaku begitu, sadar atau tidak sebut saja sebagai robot,” jelas Joko. (ol)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita TKI - Fadila Rahmatika TKW Singapura asal Ponorogo diantarkan seorang wanita tak dikenal ke Batam dan ditinggalkan begitu saja da...
-
Berita Kriminal - Seorang siswi SMA berinisial FH (16) diperk0sa oleh 5 pria hingga tewas di kamar kosnya. Para pelaku telah berhasil dia...
-
Seorang WNI yang menjadi TKI di Korea Selatan bernama Masdar (32) dipulangkan ke daerah asalnya Bima, NTB pada 13/7. Kepulangannya terseb...
-
Berita Ponorogo - Polres Ponorogo bersama dengan Kodim 0802 mendatangi TKP penemuan bom Aktif yang di duga peninggalan penjajah Belanda ...
-
JAKARTA – Kemiskinan yang menjerat pasangan Sulkifli Sirua dan Alfrida membuat keluarga itu tak berdaya ketika anak laki-lakinya menderit...
-
Suli sang pembantu dan Ama sang majikan, by AppleDaily Berita TKI - Pembantu dan majikan berbeda agama, tinggal satu rumah tanpa meman...
-
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja Taiwan, Murdatin, 47, tertipu teman kencannya, Rubiyo, 50, setelah pulang ke Indonesia, Sabtu (2...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...

0 comments
Post a Comment