Home /
Berita Indonesia /
Tips TKI /
Berkaca Dari Kasus Sri Utami, Dinsosnakertrans Banyuwangi Berikan Materi Tambahan Etika Penggunaan IT Pada TKI
Tuesday, November 1, 2016
Berkaca Dari Kasus Sri Utami, Dinsosnakertrans Banyuwangi Berikan Materi Tambahan Etika Penggunaan IT Pada TKI
Banyuwangi, wartaberitatki.com - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Banyuwangi memberikan pembekalan kepada calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Tidak hanya pembekalan mengenai Hal itu perlu dilakukan lantaran banyak kejadian mengenai penyalahgunaan akun sosial media oleh sejumlah TKI.
"Kita tidak ingin kasus video telanjang di sosial media terulang lagi. Jadi kali ini pembekalan TKI juga kita berikan pengetahuan mengenai Informasi Telokumunikasi agar tidak disalah-gunakan," ungkap Kepala Bidang Penempatan Kerja, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Joko Sugeng Raharjo, Senin (31/10/2016).
Bahkan, selain para calon TKI juga diputarkan video atau sejumlah kelakuan negatif yang telah diunggah oleh para TKI di sosial media. Hal itu gunanya agar sebagai perhatian bagi yang lainnya.
"Dengan melihat itu mereka akan berfikir untuk tidak mengulanginya. Setidaknya mereka dapat menggunakan sosial media dengan hal yang positif," terangnya.
Para TKI, kata Joko, pemanggilan mereka memang disengaja. Selain memberikan pengetahuan langsung tentang IT, mereka juga diberikan pembekalan teknis, mental dan pemahaman bekerja. Tak hanya itu yang terpenting mengenai dokumentasi dan administrasi data diri calon TKI tersebut.
"Paling penting adalah data diri dan kelengkapan dokumen calon TKI. Nanti di sini kita akan tahu, data mereka diisi sendiri atau memang ada yang mengisikan. Apakah diketahui keluarga atau memang dimanipulasi oleh orang lain," jelasnya.
Menurut Joko, di Banyuwangi memang diberlakukan sistem demikian agar lebih menekankan ke validan data. Hal ini juga untuk menekan adanya pemalsuan data oleh TKI atau dari pihak penyalur tenaga kerja.
"Biasanya yang datang itu penyalur tenaga kerja, tapi disini kita panggil semua calo TKI dan ditanya satu persatu," ungkapnya. [rin/but/beritajatim]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita TKI - Fadila Rahmatika TKW Singapura asal Ponorogo diantarkan seorang wanita tak dikenal ke Batam dan ditinggalkan begitu saja da...
-
Berita Kriminal - Seorang siswi SMA berinisial FH (16) diperk0sa oleh 5 pria hingga tewas di kamar kosnya. Para pelaku telah berhasil dia...
-
Seorang WNI yang menjadi TKI di Korea Selatan bernama Masdar (32) dipulangkan ke daerah asalnya Bima, NTB pada 13/7. Kepulangannya terseb...
-
Berita Ponorogo - Polres Ponorogo bersama dengan Kodim 0802 mendatangi TKP penemuan bom Aktif yang di duga peninggalan penjajah Belanda ...
-
JAKARTA – Kemiskinan yang menjerat pasangan Sulkifli Sirua dan Alfrida membuat keluarga itu tak berdaya ketika anak laki-lakinya menderit...
-
Suli sang pembantu dan Ama sang majikan, by AppleDaily Berita TKI - Pembantu dan majikan berbeda agama, tinggal satu rumah tanpa meman...
-
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja Taiwan, Murdatin, 47, tertipu teman kencannya, Rubiyo, 50, setelah pulang ke Indonesia, Sabtu (2...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...

0 comments
Post a Comment