Home /
Berita Indonesia /
TKI Yang Pulang Ke Kampung Halaman Hanya Diperbolehkan Membawa 2 HP Sebagai Oleh-Oleh
Wednesday, October 26, 2016
TKI Yang Pulang Ke Kampung Halaman Hanya Diperbolehkan Membawa 2 HP Sebagai Oleh-Oleh
Lombok, wartaberitatki.com - Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB Hj Baiq Noviana Indiari, di Mataram, Selasa, mengatakan tindakan pengawasan di bandara dan pelabuhan dilakukan bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Mataram.
"Setiap TKI yang membawa HP lebih dari dua akan disita kelebihannya karena melanggar peraturan," katanya.
Larangan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 38 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet.
Regulasi tersebut mengatur tentang pembatasan maksimal dua unit telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet yang dibawa penumpang pesawat dan kapal laut untuk keperluan pribadi.
Kementerian Perdagangan juga mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 48/2014 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet.
Permendag tersebut mengatur tentang pelabuhan dan bandara yang menjadi pintu masuk telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet impor untuk keperluan perdagangan.
Indiari mengatakan, seluruh pelabuhan dan bandara di NTB, tidak termasuk sebagai pintu masuk telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet yang dibawa dari luar negeri untuk diperdagangkan.
"Jadi sudah jelas aturannya, bahwa bandara dan pelabuhan di NTB, bukan pintu masuk seperti yang diatur dalam Permendag," ujarnya.
Menurut dia, upaya pengawasan perlu dilakukan karena para TKI banyak yang membawa HP lebih dari dua unit. Hal itu didasarkan pada hasil pengawasan bersama Bea Cukai.
Sebagian besar HP yang diamankan tergolong baru, sehingga ada kekhawatiran akan diperdagangkan kembali di dalam daerah.
Para TKI mengaku barang yang dibawanya adalah titipan dari rekan kerjanya di Malaysia, untuk diberikan kembali kepada keluarga di kampung halaman. Mereka juga mengaku tidak mengetahui adanya larangan yang diatur dalam Permendag.
Meskipun demikian, lanjut Indiari, Kementerian Perdagangan tidak menoleransi alasan tersebut karena regulasi sudah diterapkan sejak tahun 2013. Bea Cukai juga sudah melakukan sosialisasi.
"Kami prihatin juga ketika aparat melakukan penyitaan di bandara karena TKI susah payah membeli HP tersebut. Tapi namanya aturan tetap harus ditegakkan," ucapnya.
Untuk mencegah terjadinya permainan, kata dia, seluruh HP yang disita di bandara dan pelabuhan dibuatkan berita acara penyitaan. Para pemilik juga diundang oleh Bea Cukai untuk menyaksikan acara pemusnahan barang bukti.
Solusi lainnya adalah meminta para TKI mengembalikan HP yang dianggap melanggar aturan ke pemiliknya di luar negeri melalui jasa pengiriman barang dengan difasilitasi Bea Cukai. (ANT)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Khusus untuk yang suka lagu dangdut aja, ada banyak koleksinya lho... Selamat menonton ya
-
Seorang guru tengah kedapatan melihat gambar-gambar yang tidak senonoh didepan kelas saat mengajar menggunakan proyektor. Berita...
-
Berita TKI - Seorang TKW Taiwan asal Lampung kabur dari majikannya dan hingga kini masih dicari-cari oleh majikan dan agennya karena tid...
-
Masalah TKI Ilegal memang tidak ada habisnya bila ditelusuri lebih lanjut. Kali ini terkuak fakta baru mengenai ada mafia serta oknum-oknu...
-
Kali ini jagat sosial media geger lantaran produsen boneka seks Shengyi asal China memproduksi boneka seks dengan wujud anak-anak usia 1...
-
Jakarta, wartaberitatki.com - Sebuah video tentang juru sunat cantik mewarnai lini masa sejumlah media sosial. Banyak yang menyebarkan ...
-
Pensiun jadi TKI, pria ini berpenghasilan 17 Juta Per Bulan - Bisnis budidaya ikan berhasil mengantarkan seorang mantan TKI di Jawa Te...
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...

0 comments
Post a Comment