Home /
Berita Indonesia /
Berita Ponorogo /
Prostitusi Ponorogo /
Miris!!! Ponorogo Kota Budaya Ada Tempat Karaoke Pekerjakan Gadis Belia Sebagai Pemandu Lagu
Monday, November 14, 2016
Miris!!! Ponorogo Kota Budaya Ada Tempat Karaoke Pekerjakan Gadis Belia Sebagai Pemandu Lagu
Author -
Ademin
Date - Monday, November 14, 2016
Berita Indonesia
Berita Ponorogo
Prostitusi Ponorogo
Berita Ponorogo - Beberapa waktu yang lalu kasus prostitusi yang mencuat di publik tentang praktik prostitusi berbalut warung kopi dan menyuguhkan menu bihari yang terjadi di Ponorogo.
Kini kabar tentang prostitusi terselubung lain mencuat, terjadi di tempat karaoke yang menyuguhkan anak di bawah umur sebaga pemandu lagu.
Mirisnya pemandu lagu (PL) kinyis-kinyis ini telah sejak lama ada dan dipekerjakan di salah satu karaoke di Jalan Panglima Sudirman Ponorogo.
Melati sebut saja begitu, bocah gadis kinyis-kinyis yang disuguhkan sebagai bancakan tamu karaoke.
Nasib ABG berumur 15 tahun itu sama sekali tidak seberuntung teman sebayanya. Di usia yang seharusnya dia belajar malah harus terjerumus kedalam postitusi terselubung, dipekerjakan sebagai PL.
Sebelumnya Melati memasukan lamaran ke beberapa tempat tempat karaoke tapi Zamil manajer karaoke tersebut yang memanggilnya dan menerimanya kerja.
Seharusnya pihak tempat karaoke tidak menerimanya menjadi pekerja, apalagi pekerjaan itu sama sekali tidak cocok untuk anak dibawah umur seperti Melati.
Di tempat karaoke itu Melati bekerja dari pukul 20.00 WIB sampai 02.00 WIB. Melati hanya digaji Rp 100.000 per jam. Dengan rincian Rp 70.000 masuk kantong pribadi, Rp 10.000 untuk mami dan Rp 20.000 masuk perusahaan.
"Sistem pembayarannya ditransfer. Itu pun ditransfer ke teman seprofesinya. Bukan langsung ke Melati," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan seperti yang dilansir dari beritajatim.
Rudy mengatakan, saat ini kasus eksploitasi anak di bawah umur itu masih terus didalami. Manajer karaoke tersebut juga sudah ditahan untuk kepentingan penyidikan.
"Semua barang bukti sudah kami sita. Yakni rekapan jam kerja Melati, rekapan pembayaran kepada Melati, satu slip check in, satu rekap bill, satu nota pembayaran romm atau ruangan, 3 nota pembayaran pemandu lagu dan satu buku tabungan," terangnya.
Melati sudah di pulangkan ke Pacitan. Rudy juga menegaskan sedang melakukan melakukan pengembangan ke tempat karaoke lain.
"Tidak menutup kemungkinan karaoke-karaoke serupa di Ponorogo juga melakukan hal yang sama. Saya tidak akan tebang pilih," pungkasnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
Berita Bontang - Cerita manusia jadi-jadian yang terbang setiap malam untuk mencari mangsa bayi ataupun ibu hamil sudah sangat melegenda...
-
Lagi-lagi kasus pemerkosaan terjadi di Ngawi, Jawa Timur. Kali ini korbannya adalah seorang gadis berusia 14 tahun. Sebut saja Mintu...
-
Seorang ibu di Lampung tega menganiaya anaknya sendiri dengan cara menusuk kemaluan anak perempuannya dengan pisau panas. Sang...
-
Berita Imigrasi - Banyak masyarakat yang belum mengetahui pembuatan paspor elektronik alias e-paspor. Sosialiasi mengenai program ini p...
-
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan po...
-
Bagi para TKI paspor bukanlah sesuatu yang asing. Dengan adanya paspor kita bisa wisata keliling dunia ataupun untuk bekerja. Dulu meng...

0 comments
Post a Comment