Home /
Berita BMI /
Berita Jawa Barat /
Berita TKI /
Suara Buruh Migran Indonesia /
Jawa Barat Dinobatkan Jadi Penyalur TKI Ilegal Timur Tengah Terbesar Se-Indonesia
Monday, November 28, 2016
Jawa Barat Dinobatkan Jadi Penyalur TKI Ilegal Timur Tengah Terbesar Se-Indonesia
Author -
Ademin
Date - Monday, November 28, 2016
Berita BMI
Berita Jawa Barat
Berita TKI
Suara Buruh Migran Indonesia
Berita TKI - Sebanyak 10 ribu tenaga kerja indonesia (TKI) diduga ilegal berangkat ke timur tengah setiap bulannya. Pemberangkatan tersebut akibat ulah mafia yang menempatkan para TKI di luar negeri. Bahkan, TKI tersebut paling banyak warga Jawa Barat.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Tenaga Kerja Indonesia (Apjati), Ayub Basamalah mendesak pemerintah melalui kementrian terkait agar memberantas para mafia tersebut. Dia ingin sistem penempatan para tenaga kerja ke luar negeri dikaji ulang.
"Banyak TKI yang tidak mengikuti prosedur. Bahkan tidak terkontrol. Akhirnya banyak yang bermasalah disana," ujar Ayub saat Munas APJATI di Hotel Grand Aquila, Kota Bandung, Sabtu (26/11/2016).
Dia mengatakan, hingga saat ini negara di bagian timur tengah menjadi salah satu tujuan TKI mencari nafkah. Namun, para TKI tersebut tidak dilengkapi data dan non prosuderal. Bahkan, ada TKI juga menyimpang ke negara Syiria.
"Mereka berprofesi sebagai pembantu rumah tangga atau untuk bekerja dibidang lain. Yang paling menyedihkan ada yang ke syiria. Makanya harus ada tindakan, baik itu yang memberangkatkan serta pihak lain yang bermain didalmnya," tuturnya.
Sebanyak 10 ribu ini, kata Ayub, merupakan TKI ilegal. Dia menyebut Jawa Barat paling besar berasal TKI yang berangkat ke timur tengah.
"Jabar lalu dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terbanyak," ungkapnya.
Meski dirinya tidak merinci angka pasti namun animo masyarakat Jabar yang paling tinggi untuk mencari pekerjaan ke luar negeri menjadi salah satu alasannya. "Selain itu di timur tengah orang Jabar itu disukai karena dikenal baik saat bekerja," ucapnya.
Lebih lanjut, kata dia, dengan melihat fakta tersebut Indonesia saat ini dalam keadaan darurat trafficking. Apalagi ada banyaknya mafia tengakerja didalamnya. Sebagai lembaga yang ikut menaungi masalah tenaga kerja, Ayub pun telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat.
"Dorongan dari kami itu harus disikapi. Kami telah mengkomunikasikan hal ini ke pak menteri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar ditindaklanjuti," katanya. [jek/inilahkoran.com]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita TKI - Seorang TKI Malaysia asal Purbalingga, Jawa Tengah bernama Rahmat Pamuji melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompa...
-
Berita TKI - Fadila Rahmatika TKW Singapura asal Ponorogo diantarkan seorang wanita tak dikenal ke Batam dan ditinggalkan begitu saja da...
-
Berita Kriminal - Seorang siswi SMA berinisial FH (16) diperk0sa oleh 5 pria hingga tewas di kamar kosnya. Para pelaku telah berhasil dia...
-
Seorang WNI yang menjadi TKI di Korea Selatan bernama Masdar (32) dipulangkan ke daerah asalnya Bima, NTB pada 13/7. Kepulangannya terseb...
-
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja Taiwan, Murdatin, 47, tertipu teman kencannya, Rubiyo, 50, setelah pulang ke Indonesia, Sabtu (2...
-
Berita Ponorogo - Polres Ponorogo bersama dengan Kodim 0802 mendatangi TKP penemuan bom Aktif yang di duga peninggalan penjajah Belanda ...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
wartaberitatki.com - Seorang hakim di Hong Kong mengatakan pengadilan akan memutar sebuah video berisi penyiksaan dan pembunuhan dua ten...

0 comments
Post a Comment