Home /
Berita Indonesia /
Berita Politik /
PKS /
Bilang ‘Pahlawan Kafir’ Dengan Entengnya, Politisi PKS Ini Ingin Minta Maaf Setelah Dilaporkan Polisi
Friday, December 23, 2016
Bilang ‘Pahlawan Kafir’ Dengan Entengnya, Politisi PKS Ini Ingin Minta Maaf Setelah Dilaporkan Polisi
Berita Hot - Wujud mata uang Rupiah yang baru diluncurkan menimbulkan beragam komentar dari netizen, termasuk Dwi Estiningsih, salah satu politisi PKS.
Dalam cuitannya di Twitter dengan akun @estiningsihdwi, ia menyinggung tentang pahlawan yang kini fotonya terpampang di rupiah baru. Ia menyebut dari 11 pahlawan, 5 yang terpilih merupakan pahlawan kafir.
“Luar biasa negeri yang mayoritas Islam ini. Dari ratusan pahlawan terpilih 5 dari 11 adalah pahlawan kafir,” tulis Dwi di akun Twitternya.
Cuitan ini pun mendapat beragam respon dari netizen. Tak sedikit yang memberikan kritikan atas postingan Dwi yang tak seharusnya itu. Bahkan, ia juga dilaporkan ke polisi gara-gara menulis tentang pahlawan kafir.
Forum Komunikasi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri) melaporkan Dwi ke Polda Metro Jaya atas cuitannya yang mempersoalkan 5 pahlawan nasional di mata uang Rupiah baru yang disebutnya kafir tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, Dwi ingin menemui pihak pelapor untuk meminta maaf agar kasus tersebut tidak diperpanjang.
Kuasa Hukum Dwi dari LSM Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM), Iwan Santriawan, menyebutkan bahwa Dwi ingin menjalin komunikasi langsung dengan pelapor untuk menjelaskan duduk permasalahannya.
“Bu Dwi menyatakan ke saya, dia tidak ada maksud untuk menyerang atau menyinggung,” tutur Iwan seperti dilansir detik.com.
Iwan berharap agar Dwi dan pelapor bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Menurutnya, ada kesalahan persepsi yang menyebabkan kasus ini berbuntut panjang.
Karena itu, Dwi ingin menjelaskan secara langsung.
Bukan hanya menjelaskannya secara langsung, Dwi juga ingin meminta maaf atas cuitannya di Twitter yang menyinggung pelapor.
“Kan ini masalah persepsi. Jadi kalau ada yang tersinggung ya harus gentleman. Ada upaya mengklarifikasi, Bu Esti bisa meminta maaf,” ungkap Iwan.
Embel-embel ‘kafir’ memang tengah tenar beberapa waktu belakangan ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
TKW Rita Krisdianti yang divonis hukuman mati oleh pengadilan Malaysia kasus dugaan penyelundupan sabu. Menko Polhukam Luhut Binsar Pandja...
-
Sudah dua tahun Ny Kati (40), mantan TKW di Malaysia ini harus hidup sebatang kara di rumah terpal. Kati menempati "gubuk derit...
-
Berita TKI Ponorogo - Di Ponorogo Jawa Timur Ketela pohon melimpah ruah, keadaan ini lantas dimanfaatkan oleh mantan TKI Hongkong bernam...
-
Berita TKI - Lagi, Kasus TKI hilang kontak di Malaysia sepertinya tidak akan habis, kali ini menimpa Nur Istianah warga Grobogan, Jawa T...
-
pojokpitu/JPG Berita TKI - Cucu yang durhaka begitulah gambaran yang pantas bagi pemuda berumur 16 tahun ini. Dia tega hendak membacok...
-
Aryani TKW Malaysia Asal Malang Dikabarkan Sakit Gigi Akhirnya Meninggal Dunia - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja d...
-
Pati, wartaberitatki.com - Siswanti (40), pelaku bunuh diri yang meninggal dunia karena menenggak cairan pembasmi rumput di Desa Bermi, ...
-
Berita Hongkong - Gadis 18 tahun asal Hong Kong mengalami kejadian tragis akibat ikut kencan online di Tinder. Gadis yang tak disebutkan...

0 comments
Post a Comment