Home /
Berita CTKI /
Berita Indonesia /
Berita Sragen /
Pemerkosaan /
Kasus Pemerkosaan CTKI Asal Sukodono Berhenti, Kinerja Penegak Hukum Terkesan Lambat
Friday, December 30, 2016
Kasus Pemerkosaan CTKI Asal Sukodono Berhenti, Kinerja Penegak Hukum Terkesan Lambat
Author -
Ademin
Date - Friday, December 30, 2016
Berita CTKI
Berita Indonesia
Berita Sragen
Pemerkosaan
Berita CTKI - Kasus Pemerkosaan Calon TKI asal Sukodono diketahui berhenti. Kondisi seperti ini membut prihatin Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen.
Sugiarsi selaku Koordinator APPS Sragen sangat menyayangkan berhentinya kasus itu, korban padahal sudah jelas melapor.
Dan juga korbannya banyak lebih dari satu orang. Seolah kinerja Polda Jateng lambat.
”Di Sragen ratusan kasus dapat selesai dengan tuntas tidak pandang bulu siapa pelakunya. Lha ini satu saja tidak bisa,” ungkap Sugiarsi pada Radar Sragen, Rabu (28/12).
Sugiarsi mengatakan pihaknya telah mengirim surat ke pihak polda Jateng dan surat tersebut langsung ditujukan pada Kapolda, tembusan ke Kapolri, DPR RI, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan.
Upayanya itu dipandang sudah cukup maksimal dalam mengawal kasus perkosaan CTKI itu.
Tapi penanganan kasus tersebut pihak Polda diberi wewenang penuh terhadap tersangka yang ditangkap.
Kini korban sudah beraktifitas dan bekerja seperti biasa, kondisi emosi korban telah membaik dan stabil.
”Kalau mandek urusan PPT Provinsi, yang penting dari saya korban sudah survive,” jelasnya.
***
CTKI asal Sukodono Sragen itu jadi korban perkosaan di Ungaran, kabupaten Semarang. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Jateng.
Tersangka pemerkosaan adalah pengusaha Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia.
Perkosaan itu dilakukan di penampungan CTKI di Ungaran.
CTKI asal Sukodono itu berinisal S berusia 19 tahun.
Tak hanya S, ada 8 korban lain yang mengalami hal serupa, namun bukan berasal dari Sragen. Kejadian ini terungkap sekitar bulan September lalu.
Menurut Sugiarsi, sejauh ini sudah terjadi 64 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah umur yang ditangani APPS Sragen. (radarsolo)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
Berita Bontang - Cerita manusia jadi-jadian yang terbang setiap malam untuk mencari mangsa bayi ataupun ibu hamil sudah sangat melegenda...
-
Lagi-lagi kasus pemerkosaan terjadi di Ngawi, Jawa Timur. Kali ini korbannya adalah seorang gadis berusia 14 tahun. Sebut saja Mintu...
-
Seorang ibu di Lampung tega menganiaya anaknya sendiri dengan cara menusuk kemaluan anak perempuannya dengan pisau panas. Sang...
-
Berita Imigrasi - Banyak masyarakat yang belum mengetahui pembuatan paspor elektronik alias e-paspor. Sosialiasi mengenai program ini p...
-
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan po...
-
Bagi para TKI paspor bukanlah sesuatu yang asing. Dengan adanya paspor kita bisa wisata keliling dunia ataupun untuk bekerja. Dulu meng...

0 comments
Post a Comment