Home /
Berita BMI /
Berita TKI /
TKI Arab Saudi /
TKI Mantan Pekerja Bin Laden Group Dapat Pesangon Hanya 7,5 Juta Rupiah
Wednesday, November 2, 2016
TKI Mantan Pekerja Bin Laden Group Dapat Pesangon Hanya 7,5 Juta Rupiah
wartaberitatki.com - Masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) korban soal PHK oleh perusahaan Arab Saudi Bin Laden Group ternyata belum sepenuhnya beres. Baru 3.458 dari 6.500 TKI yang mendapatkan klaim asuransi. Sisanya dalam proses kelengkapan dokumen.
Padahal penantian mereka untuk mendapatkan pesangon dari perusahaan sejak 2015.
Bin Laden Group sengaja mengurangi ribuan pekerja asal Indonesia setelah insiden jatuhnya crane di Masjidilharam, Makkah, pada 11 September 2015.
Perusahaan konstruksi multinasional itu memulangkan TKI yang tak mau dipindahkan tugaskan ke proyek lain.
Ribuan pekerja tersebut berada di bawah naungan dua pelaksana penempatan TKI swasta (PPTKIS). Yakni, PT Amil Fajar Internasional dan PT Tifar Admanco.
Para TKI yang diputus kerja tersebut mendapat klaim asuransi masing-masing hanya Rp 7,5 juta. '
'Masih kurang untuk modal usaha,'' keluh Suwandi, salah seorang TKI, saat mengambil klaim asuransi di kantor Kemenaker, Jakarta, kemarin (1/11).
Suwandi mengungkapkan, mayoritas TKI sebenarnya terpaksa menerima tawaran pulang ke Indonesia. Sebab, janji perusahaan Bin Laden mencarikan pekerjaan lain urung ditepati dan disuruh membayar lagi.
''Kalau mau pindah disuruh bayar lagi,'' ujar TKI asal Kedungadem, Bojonegoro, Jatim, itu.
Sebagian besar TKI mengaku betah bekerja di Saudi. Bayaran mereka paling kecil 2.000 riyal atau setara Rp 7 juta untuk posisi helper atau pembantu tukang.
''Sebenarnya kami ingin bertahan sampai dapat pekerjaan baru. Tapi, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari di sana masih kurang."
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menyatakan, pihaknya belum bisa berbuat banyak terkait nasib para TKI korban PHK tersebut. Pengiriman TKI ke kawasan Timur Tengah bergantung lowongan dan pasar kerja di negara setempat.
''Kami memprioritaskan tenaga kerja yang punya skill,'' ungkapnya.
Pihaknya mendorong para mantan TKI untuk membuka usaha baru di daerah asal masing-masing. Kemenaker bekerja sama dengan Kemendes PDTT dan Kementerian Perindustrian untuk mendorong TKI memperkuat ekonomi desa. ''Intinya dikerjasamakan. Nanti kami beri pelatihan,'' kata Hanif. (tyo/c17/ca/jawapos)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita TKI - Seorang TKI Malaysia asal Purbalingga, Jawa Tengah bernama Rahmat Pamuji melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompa...
-
Berita TKI - Fadila Rahmatika TKW Singapura asal Ponorogo diantarkan seorang wanita tak dikenal ke Batam dan ditinggalkan begitu saja da...
-
Berita Kriminal - Seorang siswi SMA berinisial FH (16) diperk0sa oleh 5 pria hingga tewas di kamar kosnya. Para pelaku telah berhasil dia...
-
Suli sang pembantu dan Ama sang majikan, by AppleDaily Berita TKI - Pembantu dan majikan berbeda agama, tinggal satu rumah tanpa meman...
-
Seorang WNI yang menjadi TKI di Korea Selatan bernama Masdar (32) dipulangkan ke daerah asalnya Bima, NTB pada 13/7. Kepulangannya terseb...
-
Berita Ponorogo - Polres Ponorogo bersama dengan Kodim 0802 mendatangi TKP penemuan bom Aktif yang di duga peninggalan penjajah Belanda ...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
wartaberitatki.com - Seorang hakim di Hong Kong mengatakan pengadilan akan memutar sebuah video berisi penyiksaan dan pembunuhan dua ten...

0 comments
Post a Comment