Home /
Berita Indonesia /
Tindak Lanjut Kasus Pembunuhan 2 Sultan Dimas Kanjeng, 7 Tersangka Mulai Disidang
Thursday, November 3, 2016
Tindak Lanjut Kasus Pembunuhan 2 Sultan Dimas Kanjeng, 7 Tersangka Mulai Disidang
Probolinggo - Sebanyak 7 tersangka kasus pembunuhan dua "Sultan" Dimas Kanjeng Taat Pribadi mulai disidang. Para tersangka ini akan mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Ketujuh tersangka yang dimaksud di antaranya Suari alias Samsudi asal Liprak Kidul Kecamatan Banyuanyar, Wahyu Wijaya asal Desa Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Mishal Budianto alias Sahal asal Desa Wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo.
Tukijan alias Tukimin asal Desa Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjar Baru, Ahmad Suryono Kelurahan Manukan Kecamatan Tandes Kota Surabaya, Wahyudi asal Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasarrebo Jakarta Timur, dan terakhir Kurniadi.
Berdasarkan pantauan beritajatim.com, saat ini ketujuh tersangka sudah tiba di PN setempat. Mereka tiba dengan mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Sambil menunggu sidang dimulai, mereka kemudian dimasukkan ke dalam ruang tahanan yang ada di PN tersebut.
Para tersangka yang memakai baju tahanan itu tampak santai dan banyak bercanda sesama temannya, di dalam rumah tahanan PN Kraksaan. Bahkan, mereka pun mau berkomunikasi dengan baik ketika ditanya keadaanya oleh sejumlah wartawan.
"Ya, syukurlah sampai saat ini saya masih sehat-sehat saja tak ada masalah," ucap Kurniadi salah satu tersangka kepada beritajatim.com, Kamis (03/11/2016).
Untuk diketahui para tersangka ini terlibat dalam kasus pembunuhan dua "Sultan" Dimas Kanjeng. Yakni, Abdul Ghani dan Ismail. Pembunuhan yang dilakukan oleh para tersangka ini diotaki oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Kasus ini berawal saat korban mengancam akan membongkar semua kebohongan yang ada di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. [oci/but/beritajatim]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
Berita Bontang - Cerita manusia jadi-jadian yang terbang setiap malam untuk mencari mangsa bayi ataupun ibu hamil sudah sangat melegenda...
-
Lagi-lagi kasus pemerkosaan terjadi di Ngawi, Jawa Timur. Kali ini korbannya adalah seorang gadis berusia 14 tahun. Sebut saja Mintu...
-
Seorang ibu di Lampung tega menganiaya anaknya sendiri dengan cara menusuk kemaluan anak perempuannya dengan pisau panas. Sang...
-
Berita Imigrasi - Banyak masyarakat yang belum mengetahui pembuatan paspor elektronik alias e-paspor. Sosialiasi mengenai program ini p...
-
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan po...
-
Bagi para TKI paspor bukanlah sesuatu yang asing. Dengan adanya paspor kita bisa wisata keliling dunia ataupun untuk bekerja. Dulu meng...

0 comments
Post a Comment