Home /
Berita Indonesia /
Berita Terkini Kasus Ahok /
Proses Penanganan Kasus Ahok dengan Buni Yani Dipisahkan, Ini Penjelasan Polri
Wednesday, November 9, 2016
Proses Penanganan Kasus Ahok dengan Buni Yani Dipisahkan, Ini Penjelasan Polri
Proses Penanganan Kasus Ahok dengan Buni Yani Dipisahkan - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya telah memilah atau membagi-bagi proses penanganan kasus yang sedang menjadi atensi (perhatian) masyarakat yakni dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Menurut dia, kasus pertama yang sedang dilidik yaitu penodaan agama dengan terlapor Basuki Tjahaja Purnama karena mengutip Surat Al-Maidah ayat 51 saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu.
"Kemudian kasus dengan terlapor Buni Yani dugaan melanggar UU ITE," kata Tito di Jakarta, Selasa (8/11/2016).
Selain itu, Tito mengatakan pihaknya juga sedang melakukan proses hukum kasus kekerasan secara bersama-sama terhadap petugas yang sedang menjalankan tugasnya sebagaimana diatur dalam Pasal 214 KUHP.
"Terakhir kasus penjarahan hingga saat ini sudah ditahan 14 orang, dan tiga orang masih dalam proses," ujarnya.
Untuk diketahui, Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait tuduhan penistaan agama Islam sebanyak dua kali.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pendapat dan pernyataan sikap bahwa Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah melakukan penghinaan terhadap Al-Qur'an dan ulama.
Kasus Ahok ini menjadi viral setelah Buni Yani mengupload rekaman video Ahok saat kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, dimana Ahok mengutip Surat Al-Maidah ayat 51.
"Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu tidak bisa pilih saya dibohongi pakai surat Al-Maidah ayat 51 macam-macam, itu hak bapak ibu. Jadi bapak ibu perasaan tidak bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka dibodohi, tidak apa-apa. Karena ini panggilan pribadi bapak ibu," kata Ahok.
Namun, Buni Yani dianggap melakukan pemotongan atas transkip video Ahok dimana menghilangkan kata 'pakai' sehingga yang bersangkutan dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh relawan Ahok. [inilah.com]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita Ponorogo - Seorang pelajar SMA di Ponorogo bernama Rahmad Romadoni (17) meninggal saat sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi...
-
wartaberitatki.com - Penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Ponorogo tak menjerat FR, siswa kelas XI SMK PGRI 2 yang menabrak mati Miftahul ...
-
Berita Pemerkosaan TKW - Mendapatkan tindak kekerasan terlebih pelecehan seksual saat menjadi TKI memang masih menjadi masalah yang per...
-
Kamu pasti suka sama yang gratisan kan? Apalagi kalau dapat wifi gratis, pasti lumayan hemat paket data bukan? Nah baru-baru ini Ulama ...
-
Cadangan devisi Korea Selatan berkurang untuk pertama kali dalam 4 bulan terakir. Menurut laporan Bank Sentral Korea (BOK) hari Kamis (...
-
Berita Hongkong - Gadis 18 tahun asal Hong Kong mengalami kejadian tragis akibat ikut kencan online di Tinder. Gadis yang tak disebutkan...
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...
-
Berita TKI - TKI asal Ngawi Jawa Timur bernama Iswahyuni (30) yang menjadi TKW di Taiwan dikabarkan meninggal setelah terlibat kecelakaa...

0 comments
Post a Comment