Home /
Berita Indonesia /
Berita Jawa Timur /
Berita Kebonsari /
Berita Kriminal /
Berita Madiun /
Bayi Cantik Ini Dibuang Di Musholla Kebonsari Madiun, Motif Karena Hal Sepele
Saturday, November 26, 2016
Bayi Cantik Ini Dibuang Di Musholla Kebonsari Madiun, Motif Karena Hal Sepele
Author -
Ademin
Date - Saturday, November 26, 2016
Berita Indonesia
Berita Jawa Timur
Berita Kebonsari
Berita Kriminal
Berita Madiun
Berita Madiun - Pelaku pembuang bayi montok di Mushola Nur Abror, Dusun Bangunrejo, Desa Rejosari Kecamatan Kebonsari akhirnya diringkus Sat Reskrim Polres Madiun.
Adalah Arie Adriantob dan Laila Nur Fathiyah, sepasang kekasih yang tega membuang bayi hasil hubungan gelapnya.
Pasangan kekasih tersebut ditangkap di rumah orang tuanya di Kabupaten Magetan beberapa jam setelah bayi itu ditemukan.
"Keduanya kami tangkap dk rumah orang tuanya di Magetan," kata Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Hanif Fatih Wicaksono kepada beritajatim.com, Jumat (25/11/2016).
Hanif menjelaskan identitas pelaku pembuang bayi didapatkan setelah menyebar foto si bayi montok ke media sosial. Dia menuturkan beberapa jam setalah foto bayi perempuan itu disebar, polisi mendapatkan informasi keberadaan kos-kosan yang ditinggali Arie dan Laila.
Dari pemilik kos, lanjut dia, polisi mendapatkan identitas pasangan kekasih yang membuang bayinya.
Saat diperiksa polisi, kedua tersangka membuang bayinya lantaran tak mampu lagi menghidupi bayi perempuan itu.
"Ayah bayi hanya bekerja sebagai buruh. Jadi tidak mampu menghidupi anaknua yang memerlukan susu dan makan," katanya.
Sementara sang ibu, Laila setelah hamil tak bekerja lagi. Hanif menuturkan memang faktor ekonomi yang mendorong pasangan tersebut membuang bayi yang baru berumur 3 bulan.
"Harapan mereka ada yang mau memungut dan membesarkan bayi perempuannya setelah dibuang. Selain itu, Laila juga kebingungan karena orang tuanya menyuruh segera pulang ke rumahnya di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun," jelas Hanif.
Menurut Hanif, dua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun.
Di sisi lain, sang pelaku, Arie yang diwawancara di Mapolres Madiun terpaksa nekat membawa Laila ke Kota Madiun lantaran orang tuanya tidak menyetujui hubungannya. "Saya bawa saja. Walaupun orang tua saya tidak setuju," ujarnya.
Ternyata kehidupan berumah tangga jauh dari angan dia. Setelah Laila hamil dan melahirkan, penghasilan Arie sebagai buruh tak mampu mencukupi kebutuhan anak dan pasangannya. (mit/ted/berita jatim)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
TKW Rita Krisdianti yang divonis hukuman mati oleh pengadilan Malaysia kasus dugaan penyelundupan sabu. Menko Polhukam Luhut Binsar Pandja...
-
Sudah dua tahun Ny Kati (40), mantan TKW di Malaysia ini harus hidup sebatang kara di rumah terpal. Kati menempati "gubuk derit...
-
Berita TKI Ponorogo - Di Ponorogo Jawa Timur Ketela pohon melimpah ruah, keadaan ini lantas dimanfaatkan oleh mantan TKI Hongkong bernam...
-
Berita TKI - Lagi, Kasus TKI hilang kontak di Malaysia sepertinya tidak akan habis, kali ini menimpa Nur Istianah warga Grobogan, Jawa T...
-
pojokpitu/JPG Berita TKI - Cucu yang durhaka begitulah gambaran yang pantas bagi pemuda berumur 16 tahun ini. Dia tega hendak membacok...
-
Aryani TKW Malaysia Asal Malang Dikabarkan Sakit Gigi Akhirnya Meninggal Dunia - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja d...
-
Pati, wartaberitatki.com - Siswanti (40), pelaku bunuh diri yang meninggal dunia karena menenggak cairan pembasmi rumput di Desa Bermi, ...
-
Berita Hongkong - Gadis 18 tahun asal Hong Kong mengalami kejadian tragis akibat ikut kencan online di Tinder. Gadis yang tak disebutkan...

0 comments
Post a Comment