Home /
Berita BMI /
Berita TKI /
Kematian TKI Di Luar Negeri /
Dari 36 TKI asal NTT Yang Meninggal di Luar Negeri, Hanya 4 Dinyatakan Legal
Tuesday, October 25, 2016
Dari 36 TKI asal NTT Yang Meninggal di Luar Negeri, Hanya 4 Dinyatakan Legal
NTT (wartaberitatki.com) - Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nusa Tenggara Timur Tato Tirang mengatakan, sebanyak 36 jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTT dipulangkan dalam 10 bulan terakhir.
Menurut Tato Tirang, sebagian besar TKI yang meninggal dunia itu bekerja di Malaysia dan statusnya adalah tidak resmi alias ilegal.
"Dari rentang waktu Januari sampai Oktober 2016 ini sudah ada 36 orang jasad TKI yang dipulangkan ke NTT. Sebanyak 32 orang TKI itu ilegal, sedangkan hanya empat yang resmi atau legal," kata Tato kepadaKompas.com, Senin (24/10/2016) petang.
Ia menyebutkan, ada pula TKI yang awalnya berangkat secara resmi, tetapi tidak mau pulang setelah masa kontraknya selesai.
Jenazah yang terakhir tiba di Kupang pada Minggu (23/10/2016) kemarin ada tiga orang.
Dua orang di antaranya adalah Aprianty Radja Haba dan Lukas Keju Malana dari Kabupaten Sabu Raijua dan Sumba Barat.
Aprianty meninggal di Hong Kong karena menderita sakit asma, sedangkan Lukas tak diketahui penyebab kematiannya.
Satu jenazah lainnya adalah Yohanis Nino asal Kabupaten Timor Tengah Utara. Yohanis meninggal karena dibunuh oleh rekan kerjanya di Malaysia.
Tato mengatakan, proses pemulangan para jenazah itu mengalami kendala karena majikan mereka hanya sanggup memberi santunan sebesar 6.000 ringgit Malaysia atau lebih dari Rp 18 juta untuk sampai ke Kupang.
Jika dilanjutkan dengan penerbangan ke tempat tujuan para TKI, akan dibantu oleh pemerintah dan perusahaan yang merekrut mereka. (kompas)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
Berita Bontang - Cerita manusia jadi-jadian yang terbang setiap malam untuk mencari mangsa bayi ataupun ibu hamil sudah sangat melegenda...
-
Lagi-lagi kasus pemerkosaan terjadi di Ngawi, Jawa Timur. Kali ini korbannya adalah seorang gadis berusia 14 tahun. Sebut saja Mintu...
-
Seorang ibu di Lampung tega menganiaya anaknya sendiri dengan cara menusuk kemaluan anak perempuannya dengan pisau panas. Sang...
-
Berita Imigrasi - Banyak masyarakat yang belum mengetahui pembuatan paspor elektronik alias e-paspor. Sosialiasi mengenai program ini p...
-
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan po...
-
Bagi para TKI paspor bukanlah sesuatu yang asing. Dengan adanya paspor kita bisa wisata keliling dunia ataupun untuk bekerja. Dulu meng...

0 comments
Post a Comment