Home /
Berita BMI /
Berita TKI /
Kecelakaan Kerja TKI /
Kematian TKI Di Luar Negeri /
TKI Ilegal Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Malaysia
Tuesday, October 25, 2016
TKI Ilegal Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Malaysia
Author -
Ademin
Date - Tuesday, October 25, 2016
Berita BMI
Berita TKI
Kecelakaan Kerja TKI
Kematian TKI Di Luar Negeri
Ponorogo, (wartaberitatki.com) - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Ponorogo tewas mengenaskan karena kecelakaan kerja di Malaysia. Kali ini TKI asal Ponorogo merupakan TKI ilegal atau tidak resmi.
Pasalnya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Ponorogo tidak mengetahui tewasnya TKI tersebut.
Adalah Herry Praminto (33) warga Dukuh Nguncup, Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo yang tewas di perkebunan tempatnya bekerja. Herry tewas setelah pohon yang ditebang menimpa tubuhnya.
"Herry tewas karena kecelakaan kerja. Dan kami tahu juga baru ini. Karena termasuk TKI tidak resmi," kata Kepala Dinsosnakertrans Ponorogo, Sumani, kepada beritajatim.com, Senin (24/10/2016).
Sumani mengatakan, kecelakaan kerja yang menimpa korban terjadi pada Jumat (14/10/2016) sekitar pukul 12.30 waktu setempat di perkebunan tempatnya bekerja.
Saat itu, korban sedang menebang pohon dan tiba-tiba pohon itu roboh lalu menimpa dirinya hingga tewas.
Jenazah diantarkan langsung perwakilan perusahaan. Keluarga sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah. Sementara jasad korban langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.
Sumani menyebutkan, korban berangkat bekerja ke Malaysia secara ilegal. Korban bekerja sebagai TKI di salah satu perkebunan di Malaysia sejak dua tahun lalu melalui perusahaan di Batam.
"Setiap empat bulan sekali korban selalu pulang ke kampung halaman. Terakhir kali korban pulang ke rumah pada saat bulan puasa 2016 dan berangkat ke Malaysia lagi setelah Lebaran," ujar Sumani.
Sebelum ajal menjemput, korban sempat menelepon istrinya dan berjanji akan menghubunginya lagi. Sayangnya, korban tak lagi menelpon istrinya untuk yang kedua kali lantaran tertimpa pohon hingga meninggal.
Tentang asal-usul tempat bekerja korban, Sumani mengaku kesulitan melacaknya. Pasalnya tempat kerja dan majikannya tidak terdata di kantor pemerintah.
"Kondisi ini tentu membuat keluarga tidak bisa mendapatkan asuransi dari dalam negeri dan luar negeri. Tetapi kami akan memberikan uang tali asih kepada keluarga korban," ujar Sumani. (mit/ted)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
TKW Rita Krisdianti yang divonis hukuman mati oleh pengadilan Malaysia kasus dugaan penyelundupan sabu. Menko Polhukam Luhut Binsar Pandja...
-
Sudah dua tahun Ny Kati (40), mantan TKW di Malaysia ini harus hidup sebatang kara di rumah terpal. Kati menempati "gubuk derit...
-
Berita TKI Ponorogo - Di Ponorogo Jawa Timur Ketela pohon melimpah ruah, keadaan ini lantas dimanfaatkan oleh mantan TKI Hongkong bernam...
-
Berita TKI - Lagi, Kasus TKI hilang kontak di Malaysia sepertinya tidak akan habis, kali ini menimpa Nur Istianah warga Grobogan, Jawa T...
-
pojokpitu/JPG Berita TKI - Cucu yang durhaka begitulah gambaran yang pantas bagi pemuda berumur 16 tahun ini. Dia tega hendak membacok...
-
Aryani TKW Malaysia Asal Malang Dikabarkan Sakit Gigi Akhirnya Meninggal Dunia - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja d...
-
Pati, wartaberitatki.com - Siswanti (40), pelaku bunuh diri yang meninggal dunia karena menenggak cairan pembasmi rumput di Desa Bermi, ...
-
Berita Hongkong - Gadis 18 tahun asal Hong Kong mengalami kejadian tragis akibat ikut kencan online di Tinder. Gadis yang tak disebutkan...

0 comments
Post a Comment