Friday, July 22, 2016
Sebulan Diaspal Jalan Di Ponorogo Mulai Rusak
Tekad Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni untuk segera merealisasikan salah satu janji politiknya yaitu percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan tampaknya kurang mendapat pengawalan dari anak buahnya. Ini dibuktikan dari lemahnya pengawasan beberapa proyek infrastruktur di perdesaan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ponorogo.
Salah satu contoh pekerjaan yang kurang mendapat pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ponorogo adalah pengaspalan jalan yang menghubungkan Desa Pelem menuju Desa Munggu, Kecamatan Bangkal. Proyek pengaspalan jalan yang dikerjakan menggunakan dana yang bersumber dari APBD Ponorogo Tahun Anggaran 2016 tersebut sudah hancur dan asalnya mengelupas.
Seperti diketahui proyek pengaspalan jalan tersebut menghabiskan dana sebesar Rp. 148.350.000,00 yang dikerjakan oleh CV Ageng Karya dengan konsultan pengawas CV Armenida. Proyek tersebut dikerjakan selama 60 hari kalender berdasarkan No. SPK : 5.2.3/01.01/PPK/PL.JL/SWO/405.14/2016.
"Pengaspalan jalan Desa Pelem menuju Desa Munggu baru sebulan selesai dikerjakan tapi saat ini aspalnya sudah rusak dan mengelupas," kata Mulyono, warga Desa Munggu Jum'at (22/7).
Dia sangat menyayangkan pekerjaan proyek aspal jalan tersebut karena diduga dikerjakan asal-asalan kurang memperhatikan kualitas atau mutu. "Kami heran kenapa aspal baru satu bulan dikerjakan sudah rusak, kasihan uang rakyat dihambur-hamburkan," keluhnya.
Bahkan dia menilai pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ponorogo kurang melakukan pengawasan terhadap pekerjaan pengaspalan jalan tersebut. "Mungkin kalau pihak Dinas PU melakukan pengawasan ketat dan teliti, pekerjaan pengaspalan jalan tersebut tidak asal-asalan," terangnya.
Lebih lanjut Mulyono memaparkan jika jalan tersebut sangat vital dalam memperlancar roda perekonomian masyarakat. "Terus terang kami kecewa dengan mutu pekerjaan pengaspalan jalan Desa Pelem menuju Desa Munggu karena baru satu bulan dikerjakan sudah hancur," paparnya.
Pihaknya berharap kepada Bupati Ponorogo untuk memberi teguran kepada Dinas PU Ponorogo agar lebih cermat dalam melakukan pengawasan berbagai proyek infrastruktur di Bumi Reyog. "Kami yakin kalau Dinas PU melakukan pengawasan ketat, Insya Allah bisa meminimalisir buruknya kualitas pekerjaan proyek," harapnya.
Secara terpisah PLT. Kepala Dinas PU Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo mengaku sudah memantau kerusakan tersebut. "Hal ini terjadi karena beban kendaraan yang melebihi tonase," terang Jamus Kunto Purnomo.
Dia juga menjelaskan pihak rekanan sudah diperintahkan untuk memperbaiki lagi. "Aapun itu, karena masih dalam masa pemeliharaan maka masih dalam tanggung jawab rekanan. Dan sudah dihubungi, sanggup dalam waktu dekat diperbaiki," tegasnya.
sumber : metroterkini
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita TKI - Seorang TKI Malaysia asal Purbalingga, Jawa Tengah bernama Rahmat Pamuji melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompa...
-
Berita TKI - Fadila Rahmatika TKW Singapura asal Ponorogo diantarkan seorang wanita tak dikenal ke Batam dan ditinggalkan begitu saja da...
-
Berita Kriminal - Seorang siswi SMA berinisial FH (16) diperk0sa oleh 5 pria hingga tewas di kamar kosnya. Para pelaku telah berhasil dia...
-
Seorang WNI yang menjadi TKI di Korea Selatan bernama Masdar (32) dipulangkan ke daerah asalnya Bima, NTB pada 13/7. Kepulangannya terseb...
-
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja Taiwan, Murdatin, 47, tertipu teman kencannya, Rubiyo, 50, setelah pulang ke Indonesia, Sabtu (2...
-
Berita Ponorogo - Polres Ponorogo bersama dengan Kodim 0802 mendatangi TKP penemuan bom Aktif yang di duga peninggalan penjajah Belanda ...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
wartaberitatki.com - Seorang hakim di Hong Kong mengatakan pengadilan akan memutar sebuah video berisi penyiksaan dan pembunuhan dua ten...

0 comments
Post a Comment