Tuesday, May 31, 2016
Hukuman Mati Jauh Lebih Baik Daripada Hukuman Kebiri
Menurut Dr. Boyke Dian Nugraha atau yang akrab dipanggil dengan Dr. Boyke Hukuman kebiri bagi para pelaku kejahatan seksual sangat tidak manusiawi. Hukuman kebiri yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu adalah hukuman kebiri kimiawi.
"Saya tidak setuju hukuman kebiri. Dokter-dokter juga banyak yang tidak setuju dengan hukuman suntik kebiri," ucap Boyke di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/5/2016).
Menurutnya hukuman kebiri kimiawi bisa menimbulkan efek negatif pada orang yang dijatuhi hukuman ini. Efek sampingnya antara lain mulai dari melemasnya otot (lumpuh), rambut rontok, tumbuh payudara, serangan jantung dan depres serta bisa menyebabkan kematian.
Dr. Boyke mempunyai pandangan bahwa solusi hukuman yang pantas untuk para penjahat kelamin ini adalah hukuman mati. Lebih manusiawi daripada suntik kebiri yang malah menimbulkan penderitaan berkepanjangan mirip dengan siksaan.
Paling Dilihat
-
Berita TKI - Fadila Rahmatika TKW Singapura asal Ponorogo diantarkan seorang wanita tak dikenal ke Batam dan ditinggalkan begitu saja da...
-
Berita Kriminal - Seorang siswi SMA berinisial FH (16) diperk0sa oleh 5 pria hingga tewas di kamar kosnya. Para pelaku telah berhasil dia...
-
Seorang WNI yang menjadi TKI di Korea Selatan bernama Masdar (32) dipulangkan ke daerah asalnya Bima, NTB pada 13/7. Kepulangannya terseb...
-
Berita Ponorogo - Polres Ponorogo bersama dengan Kodim 0802 mendatangi TKP penemuan bom Aktif yang di duga peninggalan penjajah Belanda ...
-
JAKARTA – Kemiskinan yang menjerat pasangan Sulkifli Sirua dan Alfrida membuat keluarga itu tak berdaya ketika anak laki-lakinya menderit...
-
Suli sang pembantu dan Ama sang majikan, by AppleDaily Berita TKI - Pembantu dan majikan berbeda agama, tinggal satu rumah tanpa meman...
-
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja Taiwan, Murdatin, 47, tertipu teman kencannya, Rubiyo, 50, setelah pulang ke Indonesia, Sabtu (2...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
