Home /
Berita Hongkong /
Berita Internasional Terkini /
Berita TKI /
Bandara Hongkong Luncurkan E-Paspor Bagi Turis Asing
Friday, January 27, 2017
Bandara Hongkong Luncurkan E-Paspor Bagi Turis Asing
Author -
Ademin
Date - Friday, January 27, 2017
Berita Hongkong
Berita Internasional Terkini
Berita TKI
Berita Hongkong - Sekitar 4 juta turis asing Hong Kong akan segera dapat pergi dengan menggunakan saluran elektronik baru di bandara, daripada berurusan dengan staf imigrasi seperti yang diumumkan pemerintah kemarin.
Orang yang berusia 11 tahun atau lebih tua, dan dengan paspor elektronik, akan dapat menggunakan sistem ini tanpa mendaftar terlebih dahulu.
Departemen itu mengatakan diharapkan pemrosesan paspor menjadi lebih cepat, bila waktu proses rata-rata dari 50 detik per orang kini jadi 20 detik.
Direktur imigrasi Erick Tsang Kwok-wai mengatakan sistem bisa meningkatkan kapasitas dan efisiensi, karena banyak negara maju mengeluarkan paspor elektronik, yang memungkinkan pengenalan wajah.
Namun dia mengatakan layanan ini hanya akan tersedia untuk orang-orang yang akan meninggalkan Hong Kong, sehingga prosesnya lebih mudah ketimbang saat datang ke Hongkong.
"Petugas hanya memeriksa visa wisata dan tujuan wisata dari turis" kata Tsang.
"Tapi [ketika ia berangkat] kita hanya perlu untuk memverifikasi identitas turis, keaslian paspor dan jika pengunjung yang ingin atau telah melewati batas. Prosedur yang lebih rumit. "
Jumlah turis asing ke Hong Kong tahun lalu naik 3 persen dari tahun sebelumnya, untuk 14.090.000.
Tsang mengatakan dia memperkirakan sekitar 30 persen dari turis bisa menggunakan sistem pemeriksaan imigrasi otomatis di tahap pertama, dan bahwa saham yang bisa naik sampai 90 persen pada 2020 karena kebanyakan negara akan mengadopsi e-paspor saat itu.
Turis harus menempatkan e-paspor pada pembaca sebelum memasuki e-channel.
Mereka kemudian harus melihat ke kamera untuk verifikasi identitas wajah.
"Komputer akan membandingkan gambar dengan gambar yang tersimpan dalam chip e-passport. Tidak ada sidik jari yang diperlukan untuk identifikasi, "kata Tsang, menambahkan bahwa pintu gerbang akan terbuka jika identitas turis diverifikasi.
Pada akhir 2016, 595 multi-tujuan e-saluran dipasang di semua titik kontrol yang dapat digunakan oleh warga Hong Kong yang memenuhi syarat.
Tsang mengatakan otoritas pertama akan menggelar layanan di Bandara Internasional Hong Kong pada kuartal kedua tahun ini - April awal - karena tetap titik kontrol tersibuk bagi turis asing.
Dia mengatakan dia berharap untuk memperluas layanan ke lokasi lain di masa depan.
Sejak Juni, penduduk Hongkong telah mampu menggunakan sistem otomatis pemeriksaan imigrasi di seluruh bandara internasional di Australia tanpa memerlukan pendaftaran terlebih dahulu.
Secara keseluruhan, 296 juta penumpang melewati titik kontrol kota di 2016. Dari 56.650.000 turis tiba, sekitar 75 persen adalah turis daratan, sebuah kelompok yang menyusut 4,5 persen pada tahun 2016 dibandingkan dengan 2015.
sumber : scmp
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Pernah nggak mengeluh mau bawa barang pulang ke Indonesia sampai di bandara kena ini dan itu. Kamu udah coba emprit bangla?? Mantan T...
-
Berita Internasional - Seperti yang dilansir dari China Post dan CNA, sepasang kekasih ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terjun...
-
Berita TKI - TKI ini adalah Rosilahwati, asal Cirebon yang kabarnya bekerja di Kuwait ini ternyata menghilang memberikan kabar yang jel...
-
Berita TKI - Keluarga Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Cilacap yang menjadi korban perkosaan di Taiwan, PR, meminta agar korban dipulangk...
-
wartaberitatki.com , Cara Mudah Perbaiki Data Diri Di Paspor Umur Terdeteksi Berbeda Dengan KTP - Menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) d...
-
Hasil pertandingan tinju dunia 2016 antara Manny Pacquiao vs Jessie Vargas pada Minggu (6/11) diakhiri dengan kemenangan angka mutlak Pac...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
wartaberitatki.com , Cara Mudah Klaim Asuransi TKI Hongkong - Bekerja di luar negeri memang banyak resiko yang bisa mengganggu kita keti...

0 comments
Post a Comment