Home /
Berita Indonesia /
Berita Jawa Barat /
Berita Purwakarta /
Teroris Indonesia /
Dua Teroris Ditembak Mati Di Rumah Apung Waduk Jatiluhur, Diduga Akan Ledakkan Waduk
Monday, December 26, 2016
Dua Teroris Ditembak Mati Di Rumah Apung Waduk Jatiluhur, Diduga Akan Ledakkan Waduk
Author -
Ademin
Date - Monday, December 26, 2016
Berita Indonesia
Berita Jawa Barat
Berita Purwakarta
Teroris Indonesia
Berita Purwakarta - Suasana tenang di bendungan Jatiluhur, Purwakarta pecah dengan suara tembakan. Rumah apung, yang biasanya senyap diisi para pemancing dan peternak ikan jadi sasaran penggerebekan polisi pada Minggu (25/12/2016) itu.
Pasukan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri melakukan operasi penggerebekan terhadap terduga teroris di Ubrug, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Dari penggerebekan tersebut, dua orang terduga teroris tewas dan dua ditangkap.
Dua terduga teroris yang ditangkap bernama Rizal alias Abu Arham dan Ivan Rahmat Syarif warga Kabupaten Bandung Barat.
Sedangkan dua orang yang tewas dikenal dengan nama Abu Sovi alias Abu Azis alias Mas Brow warga Kabupaten Bandung, dan Abu Faiz warga Kabupaten Bandung Barat.
Penggerebekan berlangsung di rumah apung atau keramba jaring apung. Jatiluhur, Purwakarta.
Polisi menemukan surat instruksi menjadi "pengantin" atau pelaku bunuh diri serta ada surat dari Daulah Islamiah Bakiyah.
Bendungan Jatiluhur merupakan bendungan terbesar di Indonesia dengan luas danau 8.300 hektare .
Bendungan Jatiluhur telah menghidupi ratusan peternak ikan serta mengairi ribuan sawah.
Para terduga teroris itu ternyata menyamar menjadi petani keramba jaring apung di tengah waduk.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Anton Charliyan belum ada petunjuk kapan aksi terorisme ini akan dilakukan dan di mana.
"Coba kalau bendungan ini diledakkan mau jadi apa? Purwakarta, Karawang, Bandung akan jadi korban. Makanya segera kita lumpuhkan," kata Anton dilansir Antaranews.
Penangkapan terduga teroris di Purwakarta ini kian menambah daftar penggerebekan yang dilakukan densus menjelang akhir tahun ini.
Natal, akhir tahun serta tahun baru sering menjadi waktu favorit bagi kelompok teroris dalam menjalankan terornya.
Beberapa aksi teror pernah terjadi sejak tahun 2000 ketika sebagian besar masyarakat menantikan pergantian tahun. Bahrun Naim mencuat ketika teror awal tahun 2016 di jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Densus 88 melakukan pencegahan aksi teror di sejumlah lokasi di Indonesia menjelang akhir tahun 2016 ini.
Densus 88 melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku teror disertai dengan berbagai barang bukti.
Penangkapan yang dilakukan Densus 88 terjadi di Bekasi, Ngawi, Payakumbuh, Deli Serdang dan Tangerang Selatan.
Polisi menyebutkan para terduga teroris ini dikendalikan oleh Bahrun Naim.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan,
Bahrun mempunyai cara khusus untuk mengatur sel kelompok teroris yang dia kendalikan dari luar negeri. Apalagi keberadaan kelompok ini menyebar di Indonesia. [beritagar]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
TKW Rita Krisdianti yang divonis hukuman mati oleh pengadilan Malaysia kasus dugaan penyelundupan sabu. Menko Polhukam Luhut Binsar Pandja...
-
Sudah dua tahun Ny Kati (40), mantan TKW di Malaysia ini harus hidup sebatang kara di rumah terpal. Kati menempati "gubuk derit...
-
Berita TKI Ponorogo - Di Ponorogo Jawa Timur Ketela pohon melimpah ruah, keadaan ini lantas dimanfaatkan oleh mantan TKI Hongkong bernam...
-
Berita TKI - Lagi, Kasus TKI hilang kontak di Malaysia sepertinya tidak akan habis, kali ini menimpa Nur Istianah warga Grobogan, Jawa T...
-
pojokpitu/JPG Berita TKI - Cucu yang durhaka begitulah gambaran yang pantas bagi pemuda berumur 16 tahun ini. Dia tega hendak membacok...
-
Aryani TKW Malaysia Asal Malang Dikabarkan Sakit Gigi Akhirnya Meninggal Dunia - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja d...
-
Pati, wartaberitatki.com - Siswanti (40), pelaku bunuh diri yang meninggal dunia karena menenggak cairan pembasmi rumput di Desa Bermi, ...
-
Berita Hongkong - Gadis 18 tahun asal Hong Kong mengalami kejadian tragis akibat ikut kencan online di Tinder. Gadis yang tak disebutkan...

0 comments
Post a Comment