Home /
Berita Indonesia /
Berita Pontianak /
TKI ABK Kapal /
ABK Mengapung Dua Hari Ditengah Laut, Berhasil Diselamatkan Oleh Tim SAR Pontianak
Wednesday, December 21, 2016
ABK Mengapung Dua Hari Ditengah Laut, Berhasil Diselamatkan Oleh Tim SAR Pontianak
Berita ABK - Seorang ABK KLM Cinta Bahari, Syukur (34) asal Jl. Hidayat, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya ditemukan selamat setelah mengapung di tengah laut setelah terjatuh dari kapalnya sekitar pukul 10.00 WIB, kisaran berjarak 1 Mil dari Pulau Hantu, Senin (19/12/2016).
Humas Kantor SAR Pontianak, Untuk mengatakan informasi jatuhnya seorang ABK ini diterima tim SAR Pontianak dan segera ditindak lanjuti dengan pengiriman tim evakuasi.
Memberangkatkan satu kapal RB 214 (36 meter) untuk melakukan pencarian terhadap ABK nahas ini.
“RB 214 langsung bergabung dengan KLM Cinta Bahari dan empat kapal milik nelayan yang turut melakukan pencarian terhadap Syukur,” ujarnya usai berhasil mengevakuasi korban selamat dengan masa pencarian kurang lebih 3 hari, Selasa (20/12/2016).
Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian terhadap korban sebelumnya. Selama dua hari pencarian baru membuah hasil.
Korban ditemukan mengampung di dekat Pulau Penebang. Pertama kalinya ditemukan oleh nelayan reformasi.
“Karena tak kunjung ditemukan pada saat pencarian. Memasuki hari ke -2 area pencarian diperluas mencapai 324, 7622 Nm. Area ini dibagi menjadi 10 sektor dan 10 armada tim sar gabungan," tuturnya.
Kali ini personel, diperkuat dengan tambahan 6 kapal nelayan yang keseluruhan kapal yang melakukan pencarian berjumlah 10 buah.
Usaha gigih tim SAR gabungan kali ini membuahkan hasil korban ditemukan oleh kapal nelayan Reformasi tengah mengapung dan diselamatkan disekitar Pulau Penebangan.
Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan Kapal SAR RB 214 menuju dermaga Dirpolair Polda Kalbar
Untuk penyebab jatuhnya korban dari kapal berlayar rute Pulau Meledang - Padang tikar tidak diketahui pasti.
“ Saat ini korban selamat tersebut sudah diserahkan ke pihak berwajib untuk kembali kepada keluarga,” pungkasnya. [tribunnews]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...
-
Jenazah TKW Hongkong Asal Ponorogo Itu Datang Tanpa Kejelasan Autopsi - Jenazah Dhinia Sabatini tiba di rumah Tri Hantoro, war...
-
Berita Bontang - Cerita manusia jadi-jadian yang terbang setiap malam untuk mencari mangsa bayi ataupun ibu hamil sudah sangat melegenda...
-
Lagi-lagi kasus pemerkosaan terjadi di Ngawi, Jawa Timur. Kali ini korbannya adalah seorang gadis berusia 14 tahun. Sebut saja Mintu...
-
Seorang ibu di Lampung tega menganiaya anaknya sendiri dengan cara menusuk kemaluan anak perempuannya dengan pisau panas. Sang...
-
Berita Imigrasi - Banyak masyarakat yang belum mengetahui pembuatan paspor elektronik alias e-paspor. Sosialiasi mengenai program ini p...
-
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan po...
-
Bagi para TKI paspor bukanlah sesuatu yang asing. Dengan adanya paspor kita bisa wisata keliling dunia ataupun untuk bekerja. Dulu meng...

0 comments
Post a Comment