Home /
Berita Indonesia /
Berita Ponorogo /
Toko Dieksekusi Panitera Pengadilan Negeri Ponorogo, Kakek Ini Siapkan Molotov
Tuesday, November 15, 2016
Toko Dieksekusi Panitera Pengadilan Negeri Ponorogo, Kakek Ini Siapkan Molotov
Berita Ponorogo - Eksekusi bangunan toko peralatan olahraga yang dilakukan panitera Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo berlangsung ricuh. Pemilik bangunan toko ngotot tidak bersedia dieksekusi. Polisi berhasil mengamankan sejumlah bom molotov yang telah disiapkan.
Pemilik toko Silly Suryono, warga jalan Gatot Koco, bahkan mengusir petugas panitera PN Ponorogo yang akan melakukan eksekusi. Silly Suryono ngotot jika dia masih memiliki hak atas bangunan toko seluas 43 meter persegi tersebut.
"Masuk ke rumah ini sama dengan membangun kuburan disini," teriak silly saat petugas hendak masuk ke rumahnya, Selasa (15/11/2016).
Kasus ini bermula ketika anak Silly Suryono meminjam uang ke Bank Danamon Ponorogo sebesar Rp 90 juta. Dalam prosesnya, anak Silly mengangsur Rp 40 juta, sementara sisanya belum terbayar.
Pihak bank kemudian melakukan lelang dengan pemenang lelang atas nama Bambang Setiawan Hadi Suprapto, warga jalan Jenderal Sudirman Ponorogo senilai Rp 102 juta.
Menurut panitera PN Ponorogo, Sunarti, pihaknya hanya menjalankan tugas dari pengadilan atas permintaan dari pemenang lelang.
"Itu ada tahapan sebelum pelaksanaan (eksekusi) sudah diingatkan. Sudah diberikan teguran istilahnya sudah dilakukan teguran-teguran kepada termohon itu sudah, tahapan-tahapan itu sudah dilakukan oleh PN, namun dia tidak mau mengindahkan teguran, setelah pemohon diajak damai mau, tapi dia tidak mau menepati janjinya," jelas Sunarti.
Meski mendapat penolakan, juru sita PN Ponorogo berhasil melakukan eksekusi dan membacakan surat keputusan pengadilan dibawah pengawalan ketat Polres Ponorogo,Satpol PP dan petugas pemadam kebakaran. (bdh/bdh/detikcom)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita Ponorogo - Seorang pelajar SMA di Ponorogo bernama Rahmad Romadoni (17) meninggal saat sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi...
-
wartaberitatki.com - Penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Ponorogo tak menjerat FR, siswa kelas XI SMK PGRI 2 yang menabrak mati Miftahul ...
-
Berita Pemerkosaan TKW - Mendapatkan tindak kekerasan terlebih pelecehan seksual saat menjadi TKI memang masih menjadi masalah yang per...
-
Kamu pasti suka sama yang gratisan kan? Apalagi kalau dapat wifi gratis, pasti lumayan hemat paket data bukan? Nah baru-baru ini Ulama ...
-
Cadangan devisi Korea Selatan berkurang untuk pertama kali dalam 4 bulan terakir. Menurut laporan Bank Sentral Korea (BOK) hari Kamis (...
-
Berita Hongkong - Gadis 18 tahun asal Hong Kong mengalami kejadian tragis akibat ikut kencan online di Tinder. Gadis yang tak disebutkan...
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...
-
Berita TKI - TKI asal Ngawi Jawa Timur bernama Iswahyuni (30) yang menjadi TKW di Taiwan dikabarkan meninggal setelah terlibat kecelakaa...

0 comments
Post a Comment