Wednesday, November 9, 2016
Pendaki Ilegal Asal Malaysia Tewas di Gunung Rinjani
Kepala Resort Senaru, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Gusti Ketut Suarta, mengatakan jika korban kini tengah dievakuasi. “Kami dapat informasi dari masyarakat, sekarang korban dalam proses evakuasi,” katanya, di Mataram, seperti dilansir Antara.
Diketahui, BTNGR sudah menutup seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani berdasarkan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) setelah meletusnya Anak Gunung Rinjani pada September 2016.
“Jalur pendakian sudah ditutup, jadi tidak boleh ada aktivitas pendakian tanpa izin resmi,” ujar Gusti.
Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, warga negara Malaysia berjenis kelamin laki-laki dengan nomor paspor A32571227, melakukan pendakian lewat jalur Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Korban pada saat itu ditemani oleh seorang buruh pengangkut barang (porter) dan seorang pramuwisata serta satu orang pendaki lain berinisial JB (22) jenis kelamin perempuan asal Jerman.
Korban bersama rombongan mandi di pemandian air panas pada Selasa (8/11/2016) pukul 12.30 WITA. Korban menyelam ke dalam air beberapa menit, setelah itu tidak muncul lagi ke permukaan.
Rombongan pendaki lainnya berusaha melakukan pencarian, namun korban tiba-tiba muncul dalam keadaan mengapung dan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 19.00 WITA [KBK]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Berita Upah TKI Taiwan Terbaru - Pemerintah Taiwan lewat Kementrian Tenaga Kerja Taiwan telah menetapkan upah minimum baru bagi Buruh M...
-
Berita TKI Taiwan Stop Aniaya Kucing Dan Anjing - Bagi TKI Taiwan aturan baru ini harus benar-benar diketahui, salah-salah malah mendapa...
-
Berita Selebritis Hari Ini Viral - Warga Palangkaraya membuat heboh media sosial dengan tantangannya pada bos Republik Cinta Manajemen, A...
-
Berita TKW Taiwan - Punya identitas diri terlebih di perantauan wajib berhati-hati atau terjadi sesuatu yang tidak kita ketahui. TKI in...

0 comments
Post a Comment