Home /
Berita BMI /
Berita Indonesia /
Berita TKI /
Derita TKI /
Penderitaan TKW /
TKI Berusia 62 Tahun Ini Nyaris Buta Karena Mata Dicolok Cabai
Monday, November 21, 2016
TKI Berusia 62 Tahun Ini Nyaris Buta Karena Mata Dicolok Cabai
Author -
Ademin
Date - Monday, November 21, 2016
Berita BMI
Berita Indonesia
Berita TKI
Derita TKI
Penderitaan TKW
Berita TKI - Raut wajah trauma di wajahnya menggambarkan penderitaan yang dialaminya di Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) yang masuk melalui jalur ilegal. Oleh pembawanya, dia dijanjikan gaji yang menggiurkan.
Namun, faktanya, hanya siksaan, makian, dan cemoohan yang didapatnya setelah bekerja dua tahun.
Diduga, Nurjanah (62) menjadi korban perdagangan orang di Sarawak, Malaysia. Selama berada di Negeri Ringgit, dia mengaku kerap menerima perlakuan kasar dari sang majikan.
Nyaris setiap hari kepalanya dihujani pukulan sehingga kedua matanya tak bisa lagi melihat dengan jelas.
Dia selamat setelah ditemukan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Malaysia.
Akhirnya, Nurjanah dipulangkan ke tanah air dengan difasilitasi Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia atau P4TKI melalui Border Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Koordinator P4TKI Entikong Dani Ariwibowo menyatakan, Nurjanah merupakan korban tindak pidana perdagangan orang. Kasusnya bergulir di persidangan sejak 2015 dan baru berakhir November ini.
''Kami menerima info dari KJRI di Kuching tentang pemulangan Nurjanah. Kami jemput yang bersangkutan. Kesehatannya langsung diperiksa. Menurut hasil pemeriksaan sementara, tekanan darahnya tinggi dan matanya hampir buta," ungkapnya pada Minggu (20/11).
Berdasar informasi, Nurjanah sering menerima kekerasan fisik dari majikannya, terutama pada telinga dan kepala.
Mata Nurjanah juga pernah ditusuk dengan jari tangan dan cabai. Karena perilaku sadis tersebut, Nurjanah sampai dilarikan ke RSU dr Sudarso Pontianak.
Selain perlakuan kasar, gaji sang nenek tidak diberikan majikannya. Luka tersebut harus ditambah dengan hasil persidangan di Malaysia yang memenangkan sang majikan.
Nurjanah pun harus pulang ke Indonesia dengan menanggung luka fisik dan batin.
''Sekarang fokus untuk pemulihan fisiknya. Belum bisa diajak ngobrol lama. Setelah korban pulih, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sambas untuk memulangkannya ke kampung asalnya. Biaya pengobatan dan lain-lain ditanggung Dinas Sosial Provinsi Kalbar,'' ujarnya.
Sejumlah persoalan TKI di Malaysia sudah sering terjadi. Namun, masih banyaknya warga Indonesia yang nekat pergi dengan jalur tidak resmi memicu risiko yang cukup besar dan berbahaya.
Sebab, mereka tidak memiliki perlindungan hukum. Karena itu, wajar jika mereka terkadang diperlakukan semena-mena.
Terkait persoalan tersebut, pemerintah diminta tidak menutup mata. Lapangan pekerjaan di Indonesia memang harus terus dibuka agar dapat menyerap tenaga kerja.
Ke depan, lapangan kerja menjadi solusi yang realistis. Selain itu, penegak hukum diminta menindak pelaku human trafficking dengan tegas. Semoga. (*/c18/ami/jawapos)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Paling Dilihat
-
Khusus untuk yang suka lagu dangdut aja, ada banyak koleksinya lho... Selamat menonton ya
-
Seorang guru tengah kedapatan melihat gambar-gambar yang tidak senonoh didepan kelas saat mengajar menggunakan proyektor. Berita...
-
Berita TKI - Seorang TKW Taiwan asal Lampung kabur dari majikannya dan hingga kini masih dicari-cari oleh majikan dan agennya karena tid...
-
Masalah TKI Ilegal memang tidak ada habisnya bila ditelusuri lebih lanjut. Kali ini terkuak fakta baru mengenai ada mafia serta oknum-oknu...
-
Kali ini jagat sosial media geger lantaran produsen boneka seks Shengyi asal China memproduksi boneka seks dengan wujud anak-anak usia 1...
-
Jakarta, wartaberitatki.com - Sebuah video tentang juru sunat cantik mewarnai lini masa sejumlah media sosial. Banyak yang menyebarkan ...
-
Pensiun jadi TKI, pria ini berpenghasilan 17 Juta Per Bulan - Bisnis budidaya ikan berhasil mengantarkan seorang mantan TKI di Jawa Te...
-
Sempat Menjalani Perwatan kurang lebih Dua bualan lamanya diruang Isolasi Rumah Sakit King Abdul Aziz Jeddah lantaran penyakit menular y...

0 comments
Post a Comment